HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN “Tampilan Dan Interpretasi Data”

MAKALAH 
TEKNOLOGI INFORMASI DAN LITERASI DATA (TILDA)

Tampilan Dan Interpretasi Data

Disusun Untuk Memenuhi Salah Satu Tugas

dalam Mata Kuliah TILDA

Dosen Pengampu: Irfandi, M.Si. & Rajo Hasim Lubis,S.Pd,M.Pd




Oleh :
Nama       : LAILU SUJA
NIM         : 4193121015
Prodi        : Pendidikan Fisika

FISIKA DIK A 2019
PROGRAM STUDI (S1) PENDIDIKAN FISIKA
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
UNIVERSITAS NEGERI MEDAN
2020



KATA PENGANTAR

            Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena dengan rahmat, karunia, serta taufik dan hidayah-Nya saya dapat menyelesaikan makalah tentang “Tampilan dan Interpretasi Data” ini dengan baik meskipun banyak kekurangan didalamnya. Saya juga berterima kasih kepada Bapak Irfandi, S.Pd., M.Si dan Bapak Rajo Hasim Lubis, S.Pd., M.Pd selaku Dosen mata kuliah Teknologi Informasi dan Literasi Data yang telah memberikan tugas ini kepada saya.
Saya sangat berharap makalah ini dapat berguna dalam rangka menambah wawasan serta pengetahuan kita mengenai “Tampilan dan Interpretasi Data”. Saya juga menyadari sepenuhnya bahwa di dalam makalah ini terdapat kekurangan dan jauh dari kata sempurna. Oleh sebab itu, saya mohon maaf apabila terdapat kesalahan kata-kata yang kurang berkenan dan saya memohon kritik dan saran yang membangun demi perbaikan makalah ini di waktu yang akan datang, mengingat tidak ada sesuatu yang sempurna tanpa saran yang membangun.



Medan, 24 April 2020


Lailu Suja




BAB I
PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang
Analisis data kualitatif adalah bersifat induktif, yaitu suatu analisis berdasarkan data yang diperoleh, selanjutnya dikembangkan pola hubungan tertentu atau menjadi hipotesis. Berdasarkan hipotesis yang dirumuskan berdasarkan data tersebut, selanjutnya dicarikan data lagi secara berulang-ulang sehingga selanjutnya dapat disimpulkan apakah hipotesis tersebut diterima atau ditolak berdasarkan data yang terkumpul. Bila berdasarkan data yang dapat dikumpulkan secara berulang-ulang dengan teknik triangulasi, ternyata hipotesis diterima, maka hipotesis tersebut berkembang menjadi suatu teori. Analisis data dalam penelitian kualitatif dilakukan sejak sebelum memasuki lapangan, selama di lapangan, dan setelah selesai di lapangan. Dalam penelitian kualitatif, analisis data lebih difokuskan selama proses di lapangan bersamaan dengan pengumpulan data. Dalam kenyataannya, analisis data kualitatif berlangsung selama proses pengumpulan data dari pada setelah selesai pengumpulan data.
Dalam analisis data pada penelitian kualitatif terdapat juga langkah menginterpretasi data. Interpretasi data menurut L. R. Gay adalah suatu usaha yang dilakukan untuk menemukan arti atau jawaban dari data. Tujuan dari interprestasi data untuk menjawab 4 pertanyaan yaitu: 1. Apa yang penting dari data itu? 2. Mengapa itu penting? 3. Apa yang bisa dipelajari dari data itu?, 4. Jadi apa?. Berdasarkan latar belakang tersebut maka kami akan membahas materi tentang “Tampilan dan Interpretasi Data” dalam makalah ini secara terperinci.

1.2. Rumusan Masalah
1.   Bagaimana hasil pengumpulan data tersebut di tampilkan ?
2.     Bagaimana analisis data dan interpretasi di lapangan setelah.                             pengumpulan data?
1.3 Tujuan
1.  Untuk mengetahui hasil pengumpulan data bagaimana data itu.                       ditampilkan
2. Untuk mengetahui analisis data" dan interpretasi di lapangan setelah pengumpulan data
 




BAB II

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

2.1. Hasil Penelitian
Penelitian ini dilaksanakan di kelas Pendidikan Fisika Dik A 2019 semester genap Universitas Negeri Jl. Willem Iskandar, Pasar V Medan Estate, Percut Sei Tuan, Deli Serdang, tahun ajaran 2019/2020. Jenis penelitian ini menggunakan google form yang diisi oleh setiap mahasiswa di kelas fisika Dik A’19 Universitas Negeri Medan. Pemilihan kelas sampel dengan cara simple random sampling. Sampel penelitian ini adalah kelas Pendidikan Fisika A’19 yang terdiri dari 25 mahasiswa yang menggunakan model Problem Based Learning (PBL) berbantuan simulasi komputer dengan Program SPSS sebagai kelas eksperimen. 

2.1.1. Pengolahan dan Analisis Data Kuis TILDA

2.1.1.1 Data Kuis TILDA
Data Kuis TILDA diukur dengan memberikan tes berbentuk multiple choice dengan memberikan ataupun membagikan link google form kepada 25 mahasiswa Kelas Pendidikan Fisika A’19 yang menjadi responden. Hasil kuis yang diperoleh diuji kesamaannya dengan menggunakan uji hipotesis menggunakan uji t dengan syarat data berdistribusi normal dan homogen. Rekapitulasi hasil kuis TILDA kelas Pendidikan Fisika A’19 ditunjukkan pada Tabel 2.1

Tabel 2.1 Rekapitulasi Nilai Kuis TILDA

Kelas Pendidikan Fisika A’19 merupakan kelas eksperimen dengan menggunakan model PBL berbantuan simulasi komputer. Distribusi nilai kuis TILDA kelas Pendidikan Fisika A’19 dapat dilihat secara rinci pada diagram batang dalam Gambar 2.1.



Gambar 2.1.  Diagram Nilai Kuis TILDA

 

a.      Uji Normalitas Data Kuis TILDA
Uji normalitas bertujuan untuk melihat apakah sampel berdistribusi normal atau tidak. Uji normalitas data Kuis TILDA kelas Pendidikan Fisika A’19 menggunakan uji Lilliefors. Hasil uji normalitas data Kuis TILDA pada kelas Pendidikan Fisika A’19 ditunjukkan dalam Tabel 2.2.

Tabel 2.2 Uji Normalitas Data Kuis TILDA


Berdasarkan tabel diatas  diperoleh bahwa Lhitung < Ltabel yang mengindikasikan bahwa data Kuis TILDA kelas Pendidikan Fisika A’19 Universitas Negeri Medan dari 25 mahasiswa yang menjadi responden adalah berdistribusi normal. 

       b. Uji Homogenitas Data Kuis TILDA
            Uji homogenitas dilakukan untuk mengetahui apakah kelas sampel berasal dari populasi yang homogen atau tidak, artinya sampel yang dipakai dalam penelitian ini dapat mewakili seluruh populasi yang ada pada kelas Pendidikan Fisika A ‘19. Pengujian homogenitas data dilakukan dengan uji F. Ringkasan data homogenitas data Kuis TILDA pada kelas Pendidikan Fisika A’19 dapat dilihat pada tabel 2.3 berikut. 

Tabel 2.3 Uji Homogenitas Data Kuis TILDA

Berdasarkan tabel di atas diperoleh nilai Fhitung < Ftabel yang mengindikasikan bahwa sampel yang digunakan dalam data Kuis TILDA kelas Pendidikan Fisika A’19 Universitas Negeri Medan dari 25 mahasiswa yang menjadi responden adalah homogen.


        c. Uji Hipotesis Data Kuis TILDA
Uji t  digunakan untuk mengetahui kesamaan kemampuan awal siswa terhadap kemampuan mahasiswa di kelas Pendidikan Fisika A’19 Universitas Negeri Medan dalam menjawab soal Kuis TILDA. Berikut adalah ringkasan perhitungan uji kesamaan rata-rata mahasiswa responden dalam menjawab soal Kuis TILDA. 

Tabel 2.4 Uji Hipotesis Kuis TILDA


Berdasarkan tabel di atas diperoleh nilai thitung < ttabel yang mengindikasikan bahwa kemampuan mahasiswa responden soal Kuis TILDA dari kelas Pendidikan Fisika A’19 adalah sama.
 



2.2. Pembahasan
Berdasarkan eksperimen yang telah dilakukan dengan menggunakan Google Form berupa Data Kuis TILDA yang berbentuk 15 soal multiple choice dengan memberikan ataupun membagikan link google form kepada 25 mahasiswa Kelas Pendidikan Fisika A’19 yang menjadi responden didapatkan hasil bahwa sebagian besar responden (Mahasiswa kelas Fisika Dik A 2019) memahami mengenai meteri TILDA yang diberikan maupun sedang dipelajari.
Sampel penelitian ini adalah kelas Pendidikan Fisika A’19 yang terdiri dari 25 mahasiswa yang menggunakan model Problem Based Learning (PBL) berbantuan simulasi komputer dengan Program SPSS sebagai kelas eksperimen. Interval nilai yang didapat dari 25 responden tersebut adalah 6 interval, dengan rentang terkecilnya yaitu 14-29 dan yang terbesar adalah 94-109. Dari 6 interval tersebut jumlah responden terbanyak berada pada rentang terbesar, yaitu 94-100. Namun masih banyak juga yang masih belum memahami mengenai materi Tilda ini, terbukti dari nilai terbesar kedua berada pada rentang 46-61, lalu dilanjutkan dengan rentang 62-77, untuk nilai interval tertinggi keempat berada pada rentang terkecil yaitu 14-29, dilanjutkan dengan rentang 78-93 dan pada urutan terakhir berada pada rentang nilai 30-45. Dari data tersebut bisa dilihat dari sebagian mahasiswa yang mendapatkan nilai tinggi, masih ada sebagaian mahasiswa yang mendapatkan nilai rendah pula.
Dalam penelitian/ eksperimen ini diuji pula:
o   Uji Normalitas Data Kuis TILDA
o   Uji Homogenitas Data Kuis TILDA
o   Uji Hipotesis Data Kuis TILDA
Uji normalitas dilakukan  untuk melihat apakah sampel berdistribusi normal atau tidak. Uji normalitas data Kuis TILDA kelas Pendidikan Fisika A’19 menggunakan uji Lilliefors. Dari data didapatkan bahwa Uji Normalitasnya “Berdistribusi Normal”.
            Uji homogenitas dilakukan untuk mengetahui apakah kelas sampel berasal dari populasi yang homogen atau tidak, artinya sampel yang dipakai dalam penelitian ini dapat mewakili seluruh populasi yang ada pada kelas Pendidikan Fisika A ‘19. Dari data yang didapatkan bahwa uji Homogenitasnya  berasal dari populasi yang homogen.
            Sedangkan uji Hipotesis atau Uji t digunakan untuk mengetahui kesamaan kemampuan mahasiswa di kelas Pendidikan Fisika A’19 Universitas Negeri Medan dalam menjawab soal Kuis TILDA. Dari data penelitian didapatkan bahwa Nilai rata-rata kuis TILDA mahasiswa Fisika Dik A 2019 sama dengan 65,52. Yang mengindikasikan bahwa kemampuan mahasiswa responden soal Kuis TILDA dari kelas Pendidikan Fisika A’19 adalah sama.
            Berdasarkan data-data yang telah didapatkan oleh kami kelompok peneliti, kami dapat menyimpulkan bahwa kemampuan mahasiswa Fisika Dik A 2019 dalam menganalisis soal-soal TILDA yang diberikan sudah cukup baik. Namun perlu adanya peningkatan dalam pelatihan menganalisis soal yang memiliki choice hampir sama, dengan kata lain ketelitian mahasiswa sebagai responden dalam menganalisis soal sangat dibutuhkan dan juga pengetahuan mengenai materi-materi TILDA yang telah dipelajari harus lebih ditingkatkan.

BAB III
PENUTUP

3.2. Kesimpulan
Berdasarkan analisis data dan pembahasan sebelumnya, maka dapat ditarik beberapa kesimpulan dari penelitian ini yaitu, dari hasil penelitian yang telah dilakukan diperoleh rata-rata-rata nilai kuis TILDA dari 25 responden adalah 65,52. Data tersebut disajikan dalam bentuk histogram. Dalam menganalis data dapat dilakukan dengan beberapa uji seperti normalitas, homogenitas dan hipotesis. Berdasarkan uji tersebut diketahui bahwa data yang diperoleh tersebut berdistribusi normal, homogen dan kemampuan mahasiswa terhadap materi TILDA pada sampel sama.
3.2 Saran
Penulis menyarankan kepada peneliti selanjutnya untuk memperluas lingkup penelitiannya, yaitu untuk penelitian selanjutnya dapat menggunakan faktor-faktor lain di luar variabel atau faktor yang diteliti serta menambah sampel penelitian untuk memperoleh kesimpulan yang mungkin berbeda agar menambah wawasan peneliti sendiri dan pembaca.

 
LAMPIRAN

            Berikut adalah Data soal TILDA beserta jawabannya yang dibagikan kepada 25 responden (Mahasiswa Fisika Dik A 2019) yang terdiri dari 15 soal multiple choice.

  1. File yang menyediakan format dari suatu dokumen, tipenya bermacam-macam sehingga memudahkan seseorang pengguna untuk membuat sebuah dokumen disebut sebagai....
a.       Library
b.      Tempalate
c.       System
d.      Layout
e.       Web

  1. Salah satu jenis template berbentuk formulir kosong yang menunjukkan bidang, lokasi mereka, dan berapa panjangnya adalah...
a.       Template dalam aplikasi spreadsheet dan database
b.      Template dalam pemrograman
c.       Tempale dalam aplikasi pengolah kata
d.      Template DOS
e.       Template Keyboard

  1. Contoh template yang membantu programmer menggambar diagram alur atau urutan logika dalam persiapan untuk menulis kode adalah....
a.       Ruler
b.      Primer cover
c.       Flowcharting
d.      Standard cover
e.       Overlay keyboard

  1. Secara umum yang dimaksud dengan literasi digital adalah....
a. Cara menemukan informasi dengan teknik tertentu melalui. dunia digital
b. Cara menemukan informasi dengan menggunakan teknologi   digital yang canggih
c.  Kemampuan menggunakan teknologi informasi dan komunikasi dengan tata cara dan etika yang baik
d.  Kemampuan menggunakan teknologi informasi dan komunikasi dengan baik dan benar
e.   Kemampuan menggunakan teknologi informasi dan komunikasi (TIK), untuk menemukan, mengevaluasi, memanfaatkan, membuat dan mengkomunikasikan konten/informasi, dengan kecakapan kognitif ataupun teknikal

  1. Dibawah ini yang merupakan tiga kerangka atau pilar utama literasi digital yaitu....
a.       Keamanan, kenyamanan dan pemberdayaan
b.      Keamanan, kenyamanan dan proteksi
c.       Keamanan, kenyamanan dan hak-hak
d.      Proteksi, hak-hak dan pelestarian
e.       Proteksi, hak-hak dan pemberdayaan

  1. Menampilkan elemen gambar dan teks agar menjadi komunikatif dalam sebuah cara yang dapat memudahkan pembaca menerima informasi yang disajikan dikatakan sebagai....
a.       Ciri-ciri layout
b.      Fungsi layout
c.       Tujuan utama layout
d.      Kegunaan layout
e.       Kegiatan layout

  1. Salah satu prinsip pada layout diperlukan guna menarik perhatian, memberi penekanan terhadap elemen atau pesan yang ingin disampaikan adalah....
a.       Kesederhanaan
b.      Kontras
c.       Keseimbangan
d.      Keharmonisan
e.       Stressing

  1. Halaman kanan akan berkebalikan persis seperti bayangan cermin dari halaman kiri merupakan salah satu ciri layout pada grid....
a.       The symetrical grid
b.      The asymetrical grid
c.       The golden section
d.      The silver section
e.       Grid system

  1. Dibawah ini yang termasuk jenis-jenis gaya kutipan sitasi antara lain....
a.       APA, MLA dan ISS
b.      APA, MLA dan ICG
c.       APA, MLA dan Chicago
d.      MLA, ISS dan ICG
e.       MLA, Chicago dan ISS

  1. Tujuan utama dari sitasi adalah....
a.       Memperindah halaman
b.      Mengindari plagiarisme
c.       Mengatur halaman buku
d.      Memberi nomor pada halaman
e.       Memperbaiki tata letak

  1. Dibawah ini fungsi animasi dalam presentasi, kecuali....
a.      Menarik perhatian dengan adanya pergerakan dan suara              yang selaras
b.      Memperindah tampilan presentasi
c.       Memudahkan susunan presentasi
d.      Mempermudah penggambaran dari suatu materi
e.       Mempersulit tampilan presentasi

  1. Salah satu macam animasi pada Ms PowerPoint yang menyediakan fasilitas untuk memilih dan mengatur efek animasi sesuai dengan kebutuhan adalah....
a.       Custom animation
b.      Slide transition
c.       Slide animation
d.      Animasi gif
e.       Animasi flash

  1. Prinsip pada layout memiliki fungsi untuk memberikan titik-titik tertentu yang memperoleh fokus perhatian disebut...
a.       Kesederhanaan
b.      Kontras
c.       Stressing
d.      Keseimbangan
e.       Keharmonisan

  1. Salah satu aplikasi yang memiliki template desain yang membantu menyediakan organisasi yang kohesif dan visual untuk presentasi adalah....
a.       Microsoft Power Point
b.      Microsoft Word
c.       Microsoft Excel
d.      Google Docs
e.       Adobe InDesign

  1. Pilar utama pada literasi digital yang mencakup perlindungan data pribadi, keamanan daring dan privasi individu (resiko personal) adalah....
a.       Hak-hak
b.      Proteksi
c.       Pemberdayaan
d.      Pelestarian
e.       Kewajiban

Dari 15 soal diatas yang dibagikan kepada 25 responden (Mahasiswa Fisika Dik A 2019), didapatkan hasil/ nilai sebagai berikut :

 

Responden
Nama
Nilai
1
Wuri
98
2
Billa
84
3
Putri
49
4
Jana
14
5
Sinta
49
6
Razita
56
7
Bintama
14
8
Pimpy
63
9
Rina
49
10
Ali
42
11
Dian
63
12
Harris
28
13
Herawati
98
14
Gracia
70
15
Indah
63
16
Ayu
105
17
Amal
105
18
Mery
49
19
Mita
105
20
Dea
98
21
Afrida
84
22
Ade
70
23
Andini
21
24
Lailu
105
25
Elva
56




Komentar